News

Welcome to electric center








12/03 :  Diklat service HP

   Dalam rangka membantu generasi muda mengembangkan diri dalam menciptakan lapangan kerja baru, Career center SMK Kristen 1 Klaten membuka diklat Teknisi HP. Diklat ini diperuntukkan bagi para lulusan SLTA yang belum terserap di dunia kerja.Para peserta tidak dipungut biaya apapun bahkan dibantu sedikit modal kerja. Tetapi diharapkan setelah mengikuti diklat peserta mampu membuka service HP dan membuat jejaring sesama peserta.

mastry  Informasi    email to someone   printer friendly  create pdf of this news item 

26/09 :  Resistor

   Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai penghambat/pembatas arus listrik. Beberapa fungsi dari Resistor ialah sebagai berikut:
  • Membatasi arus listrik yang mengalir ke komponen lain. Beberapa komponen elektronika, misalnya LED (Light Emiting Diode) membutuhkan arus listrik agar bisa bekerja. Tetapi apabila arus yang mengalir pada LED tersebut terlalu besar maka dapat merusak LED tersebut. Anda dapat menggunakan resistor untuk mengatasi masalah ini.
  • Mengurangi tegangan pada suatu bagian di rangkaian elektronika. Beberapa rangkaian elektronika membutuhkan tegangan kerja yang berbeda - beda pada setiap bagiannya. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan resistor. Sambungan resistor seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. merupakan rangkaian pembagi tegangan. Misalnya anda mempunyai 2 buah resistor yang nilainya sama, maka tegangan diantara kedua resistor tersebut ialah setengah dari tegangan yang menyuplai resistor tersebut.
PembagiTeg
Gambar 1. Resistor Sebagai Pembagi tegangan.

Nilai dari sebuah resistor dinyatakan dalam satuan Ohm, dan direpresentasikan dengan huruf dari abjad Yunani yaitu Ω (Omega). Semakin tinggi "Ohm" dari suatu resistor maka semakin besar pula resistansi dari resistor tersebut.

Secara umum tipe resistor ada dua macam, yaitu Resistor tetap (fixed resistor) dan Resistor Variabel (variable resistor). Perbedaannya adalah sebagai berikut:
  • Resistor tetap mempunyai nilai resistansi yang sudah ditentukan. Nilai resistor tersebut biasanya dibaca menggunakan kode warna. Kode warna dimulai pada gelang yang paling dekat dengan ujung resitor, kode warna biasanya terdiri atas 4, 5 atau bahkan 6 gelang warna, untuk lebih jelasnya Lihat gambar 2.
Resistor
Gambar 2. Kode warna yang digunakan untuk menentukan nilai resistor.
  • Resistor variabel atau yang biasa disebut potensiometer memiliki tahanan yang dapat berubah - ubah secara kontinyu dari nilai resistansi yang paling rendah (minimum) sampai nilai resistansi yang paling besar (maksimum). Nilai maksimum potensiometer biasanya tercetak pada potensiometer itu sendiri.
Tidak semua resistor menggunakan kode warna. Kadang nilai resistor mungkin tercetak pada resistor itu sendiri tanpa menggunakan kode warna. Resistor seperti ini biasanya disebut precision resistor, nilai sebenarnya resistor ini sangat mendekati atau sama dengan apa yang tercetak pada resistor tersebut.

Membaca Kode Warna
Untuk dapat membaca kode warna, mari kita lihat tabel 1.

Tabel 1. Kode warna standard 4 gelang.
Tabel Kode Warna
sekarang silahkan anda pahami Tabel 1. diatas. Untuk lebih jelasnya lebih baik langsung ke contohnya saja.

contoh:
Contoh
Gambar 3. Resistor dengan kode warna Merah, kuning, oranye, silver.

Nilai dari resistor pada Gambar 3. diatas adalah:
Gelang Pertama : Merah = 2
Gelang Kedua : Kuning = 4
Gelang Ketiga : Oranye = 1000
Gelang Keempat : Silver = 10 %
maka nilai resistor tersebut ialah (24 * 1000)Ω dengan toleransi 10 % atau 24KΩ + 10% .
(sumber: Electronics for Dummies, Gordon McComb and Earl Boysen)
Submitted by yudhie [/html]

yudhie  Electric_Component    email to someone   printer friendly  create pdf of this news item 

26/09 :  Hukum Kirchoff

  
  • Hukum Kirchoff Arus.
Berbunyi: "Besarnya arus listrik yang masuk di titik percabangan sama dengan besarnya arus listrik yang keluar dari titik percabangan."
Contoh:
Image Hosted by ImageShack.us
I(masuk)=I(keluar)

∑ I(masuk) = ∑ I(keluar)

Jumlah arus masuk = 2.1A + 2.4A = 4.5A
Jumlah arus keluar = 1.5A + 3A = 4.5A

  • Hukum Kirchoff Tegangan.
Berbunyi: "Jumlah dari masing-masing tegangan jatuh pada sebuah rangkaian seri sama dengan besarnya tegangan total yang melewati rangkaian seri tersebut."
Contoh:
Image Hosted by ImageShack.us
Tegangan jatuh adalah V1, V2 dan V3. Hasil dari penjumlahan ketiga tegangan jatuh tersebut merupakan nilai dari VT yang melewati cell (battery).

VT = V1+V2+V3




Submitted by yudhie

yudhie  Informasi    email to someone   printer friendly  create pdf of this news item 

26/09 :  Hukum OHM

   Hukum Ohm menyatakan bahwa besar arus yang mengalir pada suatu konduktor pada suhu tetap sebanding dengan beda potensial antara kedua ujung-ujung konduktor

I = V / R
ohm.png
Submitted by yudhie [/html]

yudhie  Informasi    email to someone   printer friendly  create pdf of this news item